Browsing the archives for the Catatan Aap category.

Nikmati Keindahan dan Pesonaku Malam Ini

Catatan Aap

Kutunggu kamu malam ini
Karena hanya saat itu dapat kamu melihat keindahan dan pesonaku
Warna putih diriku dan harum yang menebar dariku
Keindahan yang diciptakan oleh yang Maha Kuasa

Dan hanya bila kamu bersabar bisa mendapatkan semua itu…
Karena bila siang telah datang …
Kututup semua keindahan yang ada dalam diriku

Karena aku adalah…

Bunga Sedap malam..
Bungaku mekar sempurna tepat jam 24.oo malam

4 Comments

Malam Pergantian Tahun 2008-2009 (Terompet, Ayam Panggang dan Maling)

Catatan Aap

Tahun baru 2009 telah tiba, disela kesibukan akhirnya posting ini dapat juga kuselesaikan.

Terompet Tahun Baru

Malam tahun baru 2009 kulalui ada yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Seperti biasa aku dan keluarga menyempatkan berjalan-jalan sekedar melihat keramaian di seputar Kota Banjarbaru. Rencana awal aku dan isteriku akan membawa si kecil Najmy duduk-duduk santai di taman air mancur minggu raya, namun karena tahun ini diadakan konser Ada Band ternyata membuat jalanan sesak dan macet dipenuhi oleh kendaraan bermotor, bahkan tidak menyisakan sebuah ruang parkir untuk beatku di taman tersebut. Akhirnya dengan susah payah aku mendapatkan parkiran didekat taman samping rumah Dinas Walikota Banjarbaru dan diputuskan untuk bersantai disini saja sambil melihat kembang api. Najmy paling suka kembang api namun tahun ini tidak semeriah tahun sebelumnya karena kembang api yang diluncurkan tidak begitu banyak mungkin juga karena waktu masih menunjukkan jam 22.00 Wita. Setelah beli terompet dan lampu warna-warni sambil santai duduk-duduk kemudian kami pun pulang kerumah, maklum Najmy sudah ngantuk dan bosan melihat keramaian disana.


Ayam Panggang Kayuh Baimbai

Setelah pulang kerumah, acara kulanjutkan dengan kumpul bareng anak-anak Kayuh Baimbai dirumah Pakacil. Disini sudah banyak Anak-anak Kayuh Baimbai pada kumpul menyiapkan hidangan ayam panggang dan juga ikan bakar. Bahkan mas Hari sang Ketua membawa serta keluarganya. Sudah lama aku tidak mengikuti acara bakar-bakaran dimalam tahun baru, dulu waktu masih kuliah memang pernah mengadakan acara bakar-bakaran pada malam tahun baru di tempat pakacil, namun rencana makan jam 12 malam malah baru terealisasi jam 3 pagi.


Kumpulan ini pada asik semua, ada yang ngumpul diluar sambil melihat Bowo yang seriuas membakar ikan dan mungkin juga sambil membayangkan kelezatan ikan dan ayam bakarnya (termasuk aku juga sudah membayangkannya…sayang..hik..!), juga beberapa ada yang didalam ruangan sibuk dengan membaca postingan di komputer Pakacil sambil bercanda.

Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 23.30 artinya tinggal sebentar lagi tahun baru dan ….Hpku pun berbunyi…………. !!!

Maling Sialan…..!!#$%!!

Hpku berbunyi lalu kuangkat….

” Hallo Ap lakasi kerumah, lihatikan rumahku dibongkar maling……!” Ternyata kakakku menelepon dan mengabarkan rumahnya dibongkar maling.

” Iya..Ulun kesana secepatnya……!”

Akhirnya telepon kututup…bingung..mau kesana my beat lagi di pinjam, pinjam kendaraan yang ada saja…dijalanan macet..pikir mencari jalan alternatif kuputuskan lewat Komplek Sayuran namun ternyata Portal sudah ditutup terpaksa akhirnya keliling memutar lewat jalan gotong royong..dan macet lagi…!! Kemudian aku mengikuti sebuah sepeda motor melewati gang sempit dengan pikiran semoga bisa nembus ke jalan depan..untung ternyata benar saja. Dijalanan merasa kedinginan ternyata helm dan jaket tertinggal di rumah Pakacil.

Sesampai dirumah kakakku ternyata rumah sudah berantakan, tiga buah kamar dibongkar paksa hingga kuncinya dan pintunya rusak.


Maling ini nekat juga padahal jarak rumah sangat dekat dengan jalan raya dan dikiri kanan jalan banyak anak-anak yang mangkal disana. Atau mungkin ini maling sudah mengincar rumah ini sehingga tahu lagi kosong ditinggal tahun baru. Setelah berkonsultasi dan para tetangga menyarankan untuk memanggil polisi akhirnya aku pun berangkat ke kantor polisi melaporkan kejadian itu. Sambil menunggu karena petugasnya sedang melayani orang lain akhirnya aku dan polisi itu pergi kerumah dan berhujan-hujanan. Maling ini memang ngga mau repot dia ngga mau mengambil barang elektronik, Cuma perhiasan dan uang yang diembat. Bahkan keesokan harinya didepan pagar ternyata handycam Sony dibiarkan berserakan ngga jadi dibawanya.

Karena takut kemalaman..aku telpon Pakacil agar 49 mengantar beatku, karena aku pasti ngga sempat lagi balik kesana untuk ikut acara makan-makan, maaf kawan semua (…sedih..padahal aku sudah terbayang-bayang ayamnya….! he,,he,,)

Akhirnya kututup tahun 2008 disini. Ada yang suka cita dan ada pula yang berduka dan semoga semua ada hikmahnya dibalik semua ini. Semoga Tahun 2009 ini lebih baik dari tahun 2008, semoga kesuksesan, semoga harapan dan cita-cita yang belum sempat dicapai dapat diwujudkan tahun ini. Amien.

6 Comments

Kayuh Baimbai Road Show Banua Lima (2)

Catatan Aap

Perjalanan menuju objek wisata Air Panas Tanuhi sungguh mengesankan. Karena sudah lama aku tidak melihat pemandangan yang masih asri dan alami, melihat hijaunya pepohonan dan indahnya gunung yang ada disisi jalan. Jalan yang berliku membuat tambah asik, namun juga mengundang bahaya bila tidak waspada…dan bagi yang tak tahan pasti pusing….seperti yang dialami salah satu rekan.

Objek Wisata Air Panas Tanuhi dilengkapi berbagai fasilitas seperti kolam air panas, kolam renang, lapangan tenis, kantin dan penginapan. Namun ternyata para blogger lebih tertarik dengan sungai yang mengalir dibawah jembatan tempat masuk Tanuhi karena airnya yang jernih, segar, dan berarus deras. Akhirnya satu persatu blogger nyebur keair..karena sudah membawa persiapan dari rumah baju ganti..kecuali saya dan beberapa rekan lainnya.

9 Comments

Kayuh Baimbai Road Show Banua Lima (1)

Catatan Aap

Pada kesempatan kali ini aku mengikuti kegiatan blogger kayuh baimbai ke Kandangan untuk bertemu dengan blogger Pahuluan. Dengan bermodal sepiring mie goreng + telur mata sapi dan bela-belain bangun pagi agar tidak ditinggal akhirnya keberangkatan yang dijadwalkan jam 7 molor sampai jam 8 pagi.

Perjalanan dilalui sungguh berkesan, diwarnai dengan insiden kehabisan bensin salah satu mobil rombongan karena ternyata sang driver salah baca indikator bensin. Selain itu juga jarum speedometer yang tidak bisa beranjak naik antara 50, 60 sampai 70 karena jalan macet membuat perjalanan agar terlambat sampai ketujuan.

Rombongan di Kandangan langsung menuju Aula Wakil Bupati HSS disana sudah menunggu blogger Pahuluan dan calon-calon blogger yang diundang dari SMP dan SMA yang ada disana. Mas Hari dan Pakacil didaulat untuk menjelaskan apa dan siapa itu blogger,  tentang komunitas Kayuh Baimbai dan rencana Aruh Blogger 2009.

Setelah acara selesai dilanjutkan dengan makan siang menu khas yaitu ketupat kandangan. Dengan sukacita santapan dimakan maklum sudah lapar mendera karena isi perut sudah protes dikasih makan mie goreng saja.

Barulah kegiatan dilanjutkan dengan perjalananan menuju Kawasan Wisata Air Panas Tanuhi.

Ada apa disana……tunggu cerita selanjutnya..!

10 Comments

Mas ..Mas .. Nasinya Belum di Bayar !

Catatan Aap

Cerita ini tentang pengalaman seorang teman yang hingga sekarang masih membekas dan teringat bila lewat ditempat kejadian.

Suatu malam aku dan kawanku sedang makan nasi goreng di sebuah warung, karena hanya berdua akhirnya kami menelpon kawan sebut saja Z untuk datang menuju tempat kami makan, kebetulan Z tidak sibuk dan bersedia bergabung bersama kami.

Sambil menunggu, pesananan, nasi goreng plus ayam goreng tepung kami datang lebih dulu. Saat Z datang pesanan ditambah lagi. Acara makan pun dimulai, sambil ngobrol tentang berbagai macam hal, sambil bercanda tak terasa makanan sudah habis disantap. Menunggu isi perut turun, obrolan masih terus berlanjut sambil menunggu Z menghabiskan sebatang rokok sebagai menu penutup wajib, maklum kawan yang satu ini termasuk salah satu ahli hisab.

Sehabis makan aku dan Z menunggu diluar sedang kawanku A menyelesaikan pembayaran. Saat diparkiran Z sempat bertanya apakah dia sudah dibayarkan. Dengan pede Si A mengatakan sudah dibayarkan semuannya.

Namun kejadian lucu terjadi, saat Z berjalan menuju sepeda motornya ternyata pemilik warung memanggil dia. Entah apa yang dibicarakan…? Aku dan A bertanya-tanya..?

Barulah diberitahu oleh Z ternyata telah terjadi kesalahan komunikasi, pembayaran yang dilakukan kawanku A ternyata hanya untuk aku, sedangkan Z tidak dihitung oleh si penjual. Sehingga Z terpaksa membayar sendiri saat itu. Kawanku A pun akhirnya kembali bertanya ke warung tersebut…ternyata memang benar salah hitung.

Akhirnya semenjak kejadian itu..hingga sekarang kawanku Z tidak pernah lagi mau bila diajak makan ditempat itu walau sudah terjadi bertahun-tahun yang lalu.

Mungkin Z masih selalu mengingat kejadian malam itu, sudah diajak makan ternyata harus bayar sendiri dan mungkin juga Z apabila lewat disana seakan-akan ada yang mengatakan Mas..mas…nasinya belum dibayar !

7 Comments
« Older Posts